Bawaslu Kota Medan Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 Secara Tatap Muka
|
Medan_BawasluMedan-Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara tatap muka, Kamis (21/05/2026), merupakan sebagai langkah awal dalam memastikan kesiapan program peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu di wilayah kota Medan. Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) merupakan salah satu program strategis Bawaslu RI yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran dan pelibatan masyarakat dalam pengawasan Pemilu secara partisipatif.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Kota Medan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Medan yaitu David Reynold serta dihadiri oleh anggota Bawaslu Kota Medan, sedangkan jajaran sekretariat Bawaslu Kota Medan bertugas sebagai panitia pelaksana. Agenda utama dalam kegiatan ini meliputi pembekalan materi tentang Pengawasan Partisipatif, yang disampaikan langsung oleh Pimpinan Bawaslu Kota Medan sebagai narasumbernya.
Melalui P2P ini, Bawaslu berupaya membentuk pusat pendidikan dan pengembangan kapasitas pengawasan yang berkesinambungan, mencetak kader pengawas partisipatif, memperkuat jaringan komunitas masyarakat sipil serta meningkatkan efektivitas pengawasan Pemilu di berbagai tingkatan.
Bersama 3 (tiga) orang Kasubbag Bawaslu Kota Medan berperan sebagai fasilitator, kegiatan tersebut dipandu mulai dari Brainstorming/Studi Kasus, Catatan Kritis kemudian dilanjutkan penyampaian materi oleh narasumber, sesi tanya jawab beserta evaluasi. Pengkajian materi dan video pembelajaran, refleksi terhadap pelaksanaan Pemilu 2024, diskusi bersama narasumber dan fasilitator dan menyusun rekomendasi penguatan pengawasan partisipatif menuju Pemilu 2029 diikuti para peserta secara aktif.
Dalam sesi penutupan kegiatan, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kota Medan, Febriza Rizky Adela dalam arahannya menyampaikan bahwa pelaksanaan P2P Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas Pengawasan Partisipatif di tengah masyarakat.“Melalui P2P, kita ingin membangun kesadaran kolektif bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tugas Bawaslu, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,”ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Bawaslu Kota Medan, David Reynold menyampaikan keberhasilan P2P tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi pada dampak yang dihasilkan oleh para alumni.“Kita perlu memastikan adanya tindak lanjut pasca kegiatan. Salah satu langkah strategis adalah membentuk komunitas digital alumni P2P sebagai ruang kolaborasi pengawasan partisipatif.”
Penulis dan foto : Humas
Editor : Austin Nalsalina Sinaga, Arni Girsang, Fitri Camsah Sihotang